Desa Jatiurip

blog-img

Sejarah Desa Jatiurip

Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, awalnya merupakan gabungan dari dua desa. Dusun Kuripan, Lamur, dan Buaran tergabung dalam Desa Kuripan, dipimpin Kepala Desa Rubani, sedangkan Krajan I, Krajan II, dan Klanting Kulon tergabung dalam Desa Klanting, dipimpin Kepala Desa Sabirun.

Sebelum itu, terdapat tiga tokoh masyarakat yang sangat dihormati, yakni Buyut Sidin (Dusun Krajan I), Kakek Upe (Dusun Kuripan), dan Tanggul Angin (Dusun Buaran), yang berjasa dan dihormati masyarakat hingga akhir hayatnya.

 

Pada tahun 1935, melalui musyawarah masyarakat, kedua desa digabung menjadi satu desa dengan nama Desa Jatiurip, yang diambil dari sebatang pohon jati yang tumbuh subur setelah dipindahkan untuk pembangunan sungai Gendingan. Pemilihan kepala desa pertama menetapkan Ardjo Widjoyo sebagai pemimpin desa gabungan.

Sejak berdirinya, Desa Jatiurip telah dipimpin oleh beberapa kepala desa, antara lain: Ardjo Widjoyo (1935–1969), Mashudi (1970–1979), Suwandi (1979–1986), Maksum Djamhur (1986–1994), Zubairi, SH (1995–2001), H. Anwar Fauzan (2002–2007), Ehsan Susanto (2008–2014), Saleh Husni, SP (2015–2022), dan Mohammad Hendrik (2022–2030).

 Sejarah Desa Jatiurip mencerminkan proses persatuan dan musyawarah masyarakat, sekaligus menjadi simbol kehidupan yang tumbuh subur dan berkelanjutan, seperti pohon jati yang menjadi ikon desa.

 

  Letak Geografis

      Desa Jatiurip merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Desa ini terdiri dari enam dusun, yaitu: Dusun Klanting Kulon, Dusun Krajan 1, Dusun Krajan 2, Dusun Kuripan, Dusun Lamur, dan Dusun Buaran. Posisi geografis Desa Jatiurip strategis, berada di kawasan yang mudah diakses dan memiliki potensi sumber daya alam yang mendukung berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

 

  Batas Wilayah

      Batas-batas wilayah Desa Jatiurip ditetapkan sebagai berikut:

a.  Sebelah Utara: Desa Rondokuning dan Desa Sentong

b.  Sebelah Timur: Desa Kamalkuning, Desa Tanjugsari, dan Desa Krejengan

c.  Sebelah Selatan: Desa Opo Opo

d.  Sebelah Barat: Desa Patemon, Desa Temengungan, dan Desa Krejenan

 

      Dengan demikian, Desa Jatiurip memiliki batas wilayah yang jelas, yang memungkinkan pengelolaan tata ruang, pembangunan infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat secara terencana, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

Demografi Desa

 Jumlah penduduk

Jumlah penduduk Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, berdasarkan data yang tersedia berjumlah sekitar ± 3.000 jiwa, yang terdiri dari ± 1.480 jiwa penduduk laki-laki dan ± 1.520 jiwa penduduk perempuan. Data kependudukan ini menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan desa, khususnya dalam penentuan arah kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

GPR Kemenkominfo