Desa Kamalkuning
SEJARAH DESA
Pada jaman dahulu,sebagaimana desa-desa yang lain,desa Kamalkuning adalah hutan belantara.Kemudian datanglah Empat Sekawan, yaitu : Kakek CALANG, Kakek JUNENG, Kakek GENJUR dan Kakek MUNCAR. Mereka berasal dari Madura terutama Kabupaten Pamekasan karena mempunyai banyak kesamaan dari segi bahasa dan budaya,dan merupakan BABAT TANAH KAMALKUNING Generasi Pertama.
Diterkam harimau ketika sedang membabat hutan. Dengan karomahnya,beliau berbicara pada harimau tersebut,bahwa kakek Calang harus dimakan semua,jangan sampai tersisa meski hanya sehelai rambut.Akhirnya sang harimau mati karena tidak mampu memenuhi syarat tersebut.Dari peristiwa itulah baliau dijuluki Kakek CALANG (Calang Kepalang/tanggung).Makam beliau terletak di dusun Karang Asem RT.06/RW.04. Ada Versi lain bahwa dahulu jenazah beliau juga dipindahkan ke CARRON,suatu daerah di kec.Besuki-kab.Situbondo.Mirip Kisah Waliyullah kanjeng Sunan Bonang,selain di Tuban masyarakat pulau Bawean-kab.Gresik juga mengaku bahwa makam beliau ada disana.
Makam Kakek Juneng terletak di dusun Krajan,RT.04/RW.02,tepatnya bersebelahan rumah Almarhum H.As’at Ali Rafi’i.Seorang ulama’ kharismatik dari Madura,KH.ZUBAIR bahkan melepas alas kaki dari jarak + 50 m dari makam beliau ketika berziarah kesana.KH.Zubair menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa menghormati para leluhur,terutama Kakek Juneng untuk memperoleh barokah hidup dari lantaran karomah beliau.
Makam kakek Genjur dan Kakek Muncar terletak dikawasan kuburan desa,tepatnya disekitar BUNUT ( Pohon beringin yang besar ). Kakek Muthallip,H.Nuruddin dan H.Imam adalah Babat Tanah Kamalkuning generasi kedua.Makam kakek Muthallip ada di TONGMEREH,satu daerah terletak di luar desa Kamalkuning,sedangkan Makan H.Nuruddin dan H.Imam terletak di kawasan Astah ( Pesarean ),
masih di kawasan kuburan desa Kamalkuning.Tiap malam Jum’at terutama malam Jum’at Manis ( Legi ) banyak masyarakan berziarah kesana untuk memperoleh barokah hidup dari lantaran karomah para beliau ini. Dahulu desa Kamalkuning bagian selatan banyak ditumbuhi pohon jati sehingga sampai sekarang kawasan tersebut dinamai dusun JATIAN, Sedangkan dikawasan tengah banyak tumbuh pohon asam sehingga kawasan tersebut dinamai dusun Karang Asem.Dikawasan ini juga ada tumbuh satu pohon asem yang dikeramatkan oleh penduduk setempat.
Pohon asem tersebut istimewa dan berwarna kuning serta rasa buahnya agak manis dibanding buah pohon asem yang lain. Dari Pohon asem istimewa dan berwarna kuning serta rasa buahnya agak manis itulah asal mula nama desa KAMALKUNING, KAMAL adalah Sempurna/istimewa, KUNING adalah Pohon asem yang berbuah warna kuning rasa manis. Begitu istimewanya, KAMALKUNING sehingga tanah desa Kamalkuning ada di banyak tempat berbeda dengan desa-desa yang lain terutama di kecamatan Krejengan.Tanah desa Kamalkuning ada di dusun Tampolong desa Kamalkuning, dusun Tongmereh dan dusun opo-opo lor desa Opo-opo.
DEMOGRAFI DESA
Desa Kamalkuning terletak di Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo memiliki luas administrasi 115,007 Ha, terdiri dari Tiga dusun yaitu :
1. Dusun Krajan
2. Dusun Karang Asem
3. Dusun Jatian
Sedangkan batas – batas wilayah sebagai berikut :
a. Sebelah Utara : Desa Tanjungsari
b. Sebelah Timur : Desa Krejengan
c. Sebelah Selatan : Desa Opo opo
d. Sebelah Barat : Desa Jatiurip