Desa Opo Opo
SEJARAH DESA
Sekitar tahun 1920 daerah sekarang yang bernama Desa Opo-opo masih merupakan hutan belukar, saat itu hanya berpenduduk beberapa orang saja dengan mata pencahariannya bertani serta mencari hasil hutan. Diantara beberapa penduduknya, orang pertama sebagai Tokoh Pembuka Hutan/Tanah adalah pasangan suami istri yang bernama Mbah PROYO berasal dari pulau Madura beserta istri yang makamnya sekarang terletak di pedukuhan/Dusun Krajan ,
Cerita singkat, sampailah Mbah Proyo di suatu tempat yang tak ber penghuni angker, tak punya nama dan bertanyalah Mbah Proyo pada tiap-tiap orang yang sedang lewat di daerah itu namun setiap orang yang lewat tersebut tak mengerti bahasa yang digunakan Mbah Proyo sehari harinya berbahasa madura sedangkan mereka berbahasa jawa hanya berkata opo, dan opo. Maka di sebutlah tempat oleh Mbah Proyo bernama opo-opo, hingga menjadi nama desa sampai sekarang.
Setelah beberapa tahun Mbah Proyo di ikuti beberapa pengikut yang membantu Mbah Proyo. Dan di utuslah salah satu santri yang bernama ki burung bertempat kedaerah ujung paling selatan di lokasi yang berbentuk curah dan ditumbuhi banyak pohon pepaya setelah di babat tanah tersebut di beri nama Curah Kates ( curah Pepaya )
Selain Mbah Proyo mengutus santrinya yang bernama Mbah Suro kewilayah utara maka mbah suro memberi nama Opo-opo Lor sampai sekarang.
Mbah Proyo juga mengutus santrinya kewilayah Paling barat yang bernama mbah Abdul Azis yang wilayahnya dikelilingi Sungai dan banyak beberapa Sumber mata air waktu itu terjadi banjir sehingga menimbulkan aroma Air Sumber yang tidak sedap dan berkatalah mbah abbul Azis Banger- banger sehingga diberi Nama Dusun Sumber Banger
Setelah itu Desa Opo-opo terus berkembang, muncullah beberapa dusun baru
Dusun Krajan, Dusun Gunung Wurung, dan Darungan,
KONDISI UMUM DESA
Desa Opo-opo terletak di Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo memiliki luas administrasi 546.132 Ha, terdiri dari Tujuh dusun yaitu :
1. Dusun Krajan
2. Dusun Sumber Banger
3. Dusun Darungan
4. Dusun Opo-opo Lor
5. Dusun Gunung Wurung
6. Dusun Curah Kates
Sedangkan batas – batas wilayah sebagai berikut :
a. Sebelah Utara : Desa Kamal Kuning
b. Sebelah Timur : Desa Rawan
c. Sebelah Selatan : Kec. Gading
d. Sebelah Barat : Desa Patemon Dan Desa Jatiurip